POSE KALTENG, Palangka Raya – Bukan sekadar program, tetapi aksi nyata untuk masyarakat! Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran turun langsung memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat di Desa Sei Gohong, Palangka Raya didampingi oleh sejumlah OPD Kalteng diantaranya Kepala Dinas PUPR Kalteng, Prof. Juni Gultom, Palangka Raya, Selasa, 8 September 2026.

Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus diperkuat untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi, khususnya di wilayah yang membutuhkan.
Hingga saat ini, bantuan air bersih yang telah disalurkan mencapai lebih dari 750 RIBU LITER ke berbagai wilayah di Kalimantan Tengah. Hal tersebut dikatakan oleh Juni Gultom saat diwawancarai POSE KALTENG.
Juni Gultom juga mengungkapkan bahwa masyarakat yang ingin air bersih, mohon diinformasikan kepada kami agar ditengah kemarau panjang saat ini, kebutuhan air bersih masyarakat Kalteng dapat terpenuhi dengan baik.




Baca Juga






“Gubernur Kalteng, bapak H.Agustiar Sabran hadir ditengah masyarakat juga ingin memastikan bahwa air bersih benar – benar tersalurkan kepada masyarakat. Sehingga dapat memudahkan perolehan air bersih untuk kebutuhan kehidupan masyarakat,” terang Juni.
Dalam memenuhi kebutuhan pokok, kita diinstuksikan oleh Gubernur agar dapat memastikan warga tetap mendapatkan air bersih untuk minum, memasak maupun mandi saat sumur atau sumber air mengering ditengah masih terjadinya Karhutla didaerah Kalteng dan kemarau panjang dampak dari El Nino, tambah Juni.

Bapak gubernur juga ingin masyarakat dapat menjaga kesehatan dan sanitasi dengan Mencegah penyakit akibat kekurangan air bersih seperti gangguan pencernaan dan infeksi kulit. Oleh karena itulah sejak sepekan yang lalu kita telah bergerak ke Kabupaten Kota untuk menyalurkan air bersih kepada masysrakat yang dilanda kekeringan didaerahnya, ucap Juni Gultom.
“Tidak lain dan tidak bukan, segala arahan dan instruksi yang kami emban saat ini adalah merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi kekeringan. Semoga keberadaan penyaluran air bersih ini akan terus bermanfaat untuk masyarakat kita sembari berdoa kepada Tuhan Yang Masa Esa agar kemarau panjang serta Karhutla yang terjadi dapat kita lewati bersama dan lingkungan kita berangsur membaik kedepannya,” pungkasnya. (Tim)















































































