POSE KALTENG – Pemerintah Kabupaten Murung Raya kembali memperkuat kapasitas perlindungan masyarakat melalui pelatihan bagi personel Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas).
Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, di Aula Cahai Ondhui Tingang, Kamis (13/11/2025).
Pelatihan ini diikuti 50 peserta dari Kecamatan Murung. Mereka merupakan anggota Satlinmas yang bertugas menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah desa maupun kelurahan.
Baca Juga
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Murung Raya, Rudie Roy, menjelaskan bahwa pembekalan ini menjadi upaya peningkatan profesionalisme Satlinmas.
Mereka diharapkan mampu menjalankan fungsi perlindungan masyarakat secara lebih efektif.Menurut Rudie, anggota Satlinmas memiliki peran penting sebagai ujung tombak pemerintah daerah dalam menjaga lingkungan tetap aman dan tertib.
Selain penanganan gangguan kamtibmas, mereka juga dituntut memiliki kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Bupati Heriyus dalam sambutannya menegaskan bahwa penguatan Satlinmas tidak hanya menyangkut kemampuan teknis, tetapi juga menyangkut kedisiplinan, kepekaan sosial, dan kemampuan deteksi dini di tengah masyarakat.
“Satlinmas adalah garda terdepan dalam menjaga ketenteraman di desa. Masalah kecil bisa diselesaikan lebih awal sebelum berkembang menjadi konflik besar,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa keberhasilan tugas Satlinmas memerlukan sinergi antara pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat. Karena itu, pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman tugas dan meningkatkan kepercayaan diri personel.
Heriyus juga meminta pemerintah desa memberikan dukungan terhadap operasional Satlinmas. Penganggaran melalui dana desa disebutnya dapat membantu memperkuat peran perlindungan masyarakat di tingkat lokal.
“Hari ini kita berlatih, tetapi setelahnya tanggung jawab di lapangan jauh lebih besar. Profesionalisme dan kesiapan Satlinmas harus terus ditingkatkan,” kata Bupati.
Pembukaan pelatihan dihadiri Ketua DPRD Murung Raya Rumiadi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta sejumlah undangan.
Pemerintah daerah berharap pelatihan ini menjadi momentum memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. (Tim)



















