POSE KALTENG, Palangka Raya – Dalam rangka menjelang Hari Besar Keagamaan Idul Fitri Tahun 1447H /2026 M, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran membuka kegiatan pasar murah untuk Ojek Online, Petugas Kebersihan dan Lembaga Sosial Rakyat di Halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu, 18 Maret 2026 M / 28 Ramadhan 1447 H.
Hadir dalam kegiatan pasar murah diantaranya, unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, Wagub Kalteng Edy Pratowo, Plt. Sekda Leonard S. Ampung serta Para Kepala OPD di lingkup Pemprov Kalteng.

Adapun kegiatan ini merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kepada ojek online, petugas kebersihan dan lembaga sosial masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M.





Baca Juga












Plt. Sekda Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung dalam laporannya menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sudah menyiapkan total sebanyak 2.052 paket sembako murah dimana setiap paket tersebut berisi 5 Kg Beras, 1 Kg gula pasir, dan 2 Liter minyak goreng dan masing-masing paket tersebut bernilai sekitar Rp145.500,- yang kemudian diberikan subsidi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebesar Rp135.500,- sehingga masyarakat nantinya dapat membelinya dengan harga Rp10.000,- per paket.


Gubernur Kalteng H.Agustiar Sabran dalam sambutannya menekankan bahwa Program Kartu Huma Betang (KHBS) merupakan program strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang bertujuan untuk memastikan bantuan sosial tersalurkan secara tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu kepada masyarakat yang membutuhkan.
H.Agustiar Sabran juga menyampaikan bahwa meskipun ditengah efesiensi, program – program tetap diprioritaskan untuk masyarakat seperti pasar murah ini.
“Semoga Program Bantuan ini menjadi keberkahan untuk semua lapisan masyarakat yang membutuhkan”, harapnya.
“Saya mengajak kita semua bersama – sama mengawal pelaksanaan KHBS agar tepat sasaran dan membawa kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat di Kalteng”, pungkasnya. (Tim)














































































