POSE KALTENG, Malang – Selangkah lagi gelar akademik tertinggi pendidikan formal akan diraih Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra SE.,MM, pada program doktoral S3 Jurusan Ilmu Ketahanan Nasional, Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur.
Hal tersebut setelah Rizky Aditya sukses melalui Ujian Tertutup secara tatap muka dengan judul disertasi Model Green Supply Chain Ketersediaan Cangkang Kelapa Sawit Di Era Circular Economy Untuk Mendukung Ketahanan Energi Nasional, Senin 19 Januari 2026.
Diujian tersebut, ada Dr. Rosihan Asmara, SE., M.P selaku Penguji 1. Kemudian ada Bunga Hidayati S.E,.M.E,. Ph.D sebagai penguji 2 dan Radityo Putro Handrito S.E., M.M., Ph.D sebagai Penguji 3. Sementara itu, bertindak sebagai promotor diantaranya Prof. Dr. Drs. Abdul Hakim M.Si, Dr.Ir.Anthon Epani MP, dan Prof.Dr.Moh.Khusaini S.E., M.Si., M.A.



Baca Juga












Rizky Aditya Putra dalam ujian tersebut memaparkan hasil desertasinya kemudian menjelaskan semua isi dihadapan seluruh penguji dan promotor.
“Tadi saya fokus terhadap latar belakang dan isi dari desertasi tersebut dan menjelaskan sedetail mungkin prospek pemikiran dari segi keilmuan dan banyak tanggapan dari para promotor dan penguji, oleh karena itu diharapkan nanti ada perbaikan yang tidak terlalu signifikan sehingga tidak merubah konsep awal tujuan desertasi tersebut”, ungkapnya kepada POSE KALTENG melalui WhatsApp.
“Alhamdulillah telah melaksanakan ujian tutup dan tentu merupakan tahapan untuk bisa mendapatkan gelar akdemik tertinggi di pendidikan formal yaitu gelar doktor nantinya. Mohon doa restu masyarakat Kabupaten Lamandau sehingga keilmuan ini nantinya bisa kita tularkan kepada masyarakat kita di Kabupaten Lamandau”, tambahnya.
Dari pertanyaan yang diberikan oleh penguji, Rizky Aditya Putra membabat habis seluruh pertanyaan meskipun terdapat pertanyaan yang sedikit rumit namun mampu dilewatinya dengan baik dengan sedikit improvisasi dan pengembangan teori-teori yang sudah dimasukkan kedalam konsep desertasi.
“Saya merasakan cukup baik dan pertanyaan dari penguji alhamdulillah bisa terjawab dengan baik meskipun pertanyaan dari penguji yang cukup sedikit kewalahan tapi alhamdulillah wasyukri illallah semuanya bisa terlewati dengan baik dan akan menjadi referensi baru untuk lebih baik lagi selanjutnya”, terangnya.
Setelah ujian ini, Inn Syaa Allah masih ada satu tahapan yang harus dilaluinya yakni sidang terbuka atau ujian promosi, saya sangat berharap tahapan tersebut bisa dilewati dengan lebih baik lagi dari hari ini, tutur Bupati Lamandau.
“Mohon doanya yaaa, karena masih ada satu tahapan lagi yaitu sidang terbuka atau ujian promosi, nanti setelah itu barulah tuntas secara keseluruhan tahapan untuk bisa meraih gelar akademik tertinggi di pendidikan formal. Untuk sementara saran dan masukan dari penguji hari ini tadi sudah tercatat dan direkam selanjutnya akan dilakukan perbaikan dalam waktu dekat dan meminta jadwal untuk ujian terbuka selanjutnya,” pungkasnya. (Tim)























































































































































