POSE KALTENG, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus mengembangkan kawasan eks Kantor Dinas Transmigrasi untuk menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai bagian dari program pembangunan berkelanjutan oleh Kepemimpinan Gubernur Kalteng, H.Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Kalteng, H.Edy Pratowo.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kalteng, Juni Gultom kepada Pose Kalteng melalui Whatsapp mengungkapkan bahwa pembangunan ini difokuskan pada penyediaan ruang publik yang ramah lingkungan dan mendukung aktivitas olahraga maupun refreshing masyarakat serta mendorong pemberdayaan ekonomi warga sekitar Kota Palangka Raya.

RTH ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah Provinsi Kalteng dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang lebih maju, semakin Berkah dan sejahtera, tambahnya, Rabu 25 Februari 2026.





Baca Juga













Fungsi kawasan RTH ini dirancang tidak hanya sebagai ruang hijau yang asri dan diharapkan mampu meningkatkan prduktifitas perekonomian masyarakat, akan tetapi juga sebagai ruang publik terpadu yang dapat dimanfaatkan masyarakat dengan suasana teduh dan suasana alam terbuka, tegasnya.
Dilengkapi dengan taman, kemudian ada area parkir di basement, serta bangunan perahu yang dimanfaatkan sebagai food court dan restoran yang nantinya bisa menjadi tempat istrahat dalam menikmati keindahan RTH sambil menyaksikan Bundaran Besar Menara Talawang yang sudah ada terlebih dahulu, ungkap Juni Gultom.
Pembangunan RTH eks Disnakertrans ditargetkan dapat selesai secara bertahap pada 2026 hingga 2027. Keberadaannya ditengah ibukota Kalteng, yakni di Kota Palangka Raya, antara jalan Yos Sudarso dan Jalan Kinibalu yang juga diharapkan menjadi warna tersendiri bagi kenyamanan masyarakat nantinya jika melewati bundaran Besar menara Talawang, Palangka raya Mall dan tepat di seberang Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan gubernur Kalteng, terangnya.
Kita berharap bahwa RTH ini bisa menjadi alternatif masyarakat dalam mendapatkan kegembiraan, kebahagiaan dan kenyamanan sehingga dapat menghilangkan stres, membawa suasa baru yang sejuk, serta menjadikan kota Palangka Raya menjadi destinasi wisata dan ada icon baru untuk generasi kita di masa yang akan datang. Namun kita berharap peran aktif masyarakat juga agar bersama merawat pembangunan ini kedepannya, pungkas Juni Gultom. (Tim)

(Tim)














































































