POSE KALTENG – Upaya pemenuhan gizi anak sekolah di Kalimantan Tengah kembali mendapat penguatan. Wakil Gubernur Edy Pratowo meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Langkai 4 Pahandut yang berlokasi di Jalan RTA Milono, Rabu (19/11/2025). Peresmian turut disaksikan Plt. Sekretaris Daerah, Leonard S. Ampung.
Fasilitas baru ini berdiri di atas lahan seluas 700 meter persegi, melebihi standar teknis Badan Gizi Nasional (BGN) yang mensyaratkan minimal 400 meter persegi. Informasi tersebut disampaikan perwakilan Yayasan Berkah Berlimpah Anugerah, Tingkas Chandra, selaku pihak pengelola.
Baca Juga
Selain kapasitas lahannya yang besar, SPPG Langkai 4 dilengkapi dapur dan tenaga chef berpengalaman dengan standar hotel berbintang. Fasilitas ini disiapkan untuk memastikan menu makanan bergizi dapat diproduksi dengan kualitas terjaga.
Yayasan Berkah Berlimpah Anugerah sebelumnya telah aktif menyalurkan Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak awal 2025. Lebih dari 5.000 porsi telah dibagikan kepada siswa di berbagai sekolah di Palangka Raya, termasuk kawasan Puntun, Pahandut Seberang, dan Danau Tundai.
Wagub Edy Pratowo menyampaikan apresiasi atas terbangunnya SPPG Langkai 4. Dalam sambutannya, ia menilai fasilitas ini sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia dan diharapkan menjadi contoh bagi pembangunan SPPG berikutnya, baik dari sisi spesifikasi maupun kualitas makanan.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan seluruh pihak dalam menyukseskan program pemenuhan gizi Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, investasi gizi bagi anak sekolah merupakan fondasi masa depan bangsa.
Selain itu, Wagub turut menyampaikan pesan Gubernur agar seluruh pelaksana SPPG menjaga komitmen pelayanan. Ia berharap fasilitas ini memberikan manfaat luas bagi anak-anak didik dan masyarakat.
“Selamat atas peresmian ini. Terima kasih kepada yayasan yang telah membantu pemerintah. Mari terus membangun Kalimantan Tengah agar semakin maju, berkah, dan sejahtera,” ujar Edy.
Apresiasi serupa juga disampaikan Kepala Regional BGN, Elisa Agustino. Ia menyebut SPPG Langkai 4 sebagai satu-satunya yang sepenuhnya memenuhi standar juknis, baik dari sisi luas bangunan, kelengkapan peralatan, maupun tata ruang.
Elisa menambahkan, BGN menindaklanjuti arahan Presiden dengan rencana pembangunan SPPG di wilayah 3T. Di Kalimantan Tengah, sebanyak 400 SPPG baru akan dikembangkan untuk menjangkau anak-anak di daerah sulit akses, termasuk melalui moda transportasi yang sesuai kondisi medan.
Peresmian SPPG Langkai 4 ditutup dengan penandatanganan prasasti, pemotongan pita, dan peninjauan fasilitas. Turut hadir Plt. Sekda, pendiri yayasan David Pangestu, Kepala Regional BGN, Ketua SPPG Langkai 4, unsur Forkopimda, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah provinsi.



















