POSE KALTENG, Palangka Raya – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Linae Victoria Aden dalam rangka mewakili Gubernur Kalteng, H.Agustiar Sabran menghadiri acara Pelantikan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Masa Bakti 2026-2030 yang juga sekaligus Pelantikan Pengurus Daerah (Pengda) Keluarga Alumni Gajah Mada (KAGAMA) Masa Bakti 2026-2031, bertempat di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur, Minggu malam, 30 Agustus 2026.

Edy Suyono selaku Sekretaris Jenderal Pengurus Besar (PB) PODSI mewakili Ketua Umum PB PODSI Basuki Hadimuljono, melantik Pengprov PODSI Masa Bakti 2026-2030.
Sementara itu, Pelantikan Pengda KAGAMA Masa Bakti 2026-2031 dilakukan oleh Kepala Otorita IKN yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PB PODSI dan Ketua Umum PP KAGAMA Basuki Hadimuljono secara virtual.




Baca Juga






Ketua Umum PB PODSI sekaligus Ketua Umum PP KAGAMA Basuki Hadimuljono dalam sambutannya meminta keluarga besar alumni untuk selalu menjaga nama baik dan nama besar Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Mari kita semua menjaga almamater sebaik-baiknya menjadi kompas kita bersama dan menghindarkan dari perbuatan tercela dalam melaksanakan tugas dan amanah yang di emban,” terangnya.
Sekda Linae Victoria Aden dalam menyampaikan sambutan Gubernur Kalteng mengucapkan selamat dan sukses kepada Ketua Umum beserta Pengurus PODSI dan KAGAMA Kalteng yang telah dilantik. Gubernur berpesan kepada para pengurus untuk dapat mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian.
“Untuk bersama-sama turut serta membangun kemajuan daerah Bumi Tambun Bungai yang kita cintai bersama,” pesan Gubernur.

Ketua Pengprov PODSI sekaligus Ketua Harian Pengda KAGAMA Kalteng, Prof. Juni Gultom dalam sambutannya mengungkapkan bahwa amanah yang diembannya bersama jajaran pengurus saat ini bermuara pada satu pemikiran yang sama, yakni perjuangan dan pengabdian tanpa henti untuk kejayaan bangsa dan negara.
“Sementara itu, terkait perbaikan tata kelola organisasi, kami menggarisbawahi bahwa prestasi yang hebat tidak lahir dari kebetulan, tetapi dari sistem yang hebat serta pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel,” tambah Prof Juni Gultom. (Tim)






















































































































