POSE KALTENG, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H.Agustiar Sabran mengajak semua komponen masyarakat untuk mempererat silaturahmi, memupuk kebersamaan, dan memperkokoh persatuan dalam momentum peringatan Nuzulul Qur’an yang dilaksanakan oleh Pemprov Kalteng di Aula Masjid Raya Darussalam, jalan G.Obos, Palangka Raya, Selasa, 10 Maret 2026 M / 20 Ramadhan 1447 H.

“Peringatan Nuzulul Qur’an mengingatkan kita pada malam agung diturunkannya Al Quran, sebagai cahaya penerang, pedoman dalam hidup beragama, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ucap Gubernur dalam sambutannya.
Gubernur Kalteng, H.Agustiar Sabran mengungkapkan bahwa kebersamaan dan persatuan akan melahirkan kekuatan dan solusi bagi kemajuan daerah, bangsa, dan negara.





Baca Juga












“Dengan semangat kebersamaan dan persatuan, kita akan mampu mengatasi berbagai tantangan berat saat ini, seperti efisiensi, globalisasi, digitalisasi, situasi geopolitik global, dan lainnya,” pungkasnya.
Pada acara tersebut, hadir mendampingi Gubernur Kalteng, H.Agustiar Sabran diantaranya Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng H.Edy Pratowo, unsur Forkopimda atau yang mewakili, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda) Leonard S. Ampung, Ketua MUI Kalteng yang juga Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Darussalam Prof. K.H. Khairil Anwar, Kepala Perangkat Daerah, Pimpinan Instansi Vertikal, Pimpinan Perguruan Tinggi, Ormas Islam, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Agama di Kota Palangka Raya.
Diacara tersebut, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya Prof. H. Ahmad Dakhoir mengungkapkan ciri-ciri manusia yang terlahir kembali atau kembali fitrah, yakni tidak pernah merasa takut dalam kebaikan serta doanya kabul, memiliki kejelasan dan keyakinan.

Adapun penceramah pada acara Nujulul Qur’an yang sekaligus Buka Puasa Bersama tersbeut adalah Al Mukarram Ustaz H. Muhammad Al Ghifari yang dalam tausiyahnya mengatakan barang siapa yang dekat dengan Al Quran dan mempedomaninya dalam hidup, maka Allah SWT akan memberikan kemuliaan, kebahagiaan, dan ketenteraman, serta derajatnya dinaikkan oleh Allah SWT.
“Namun, apabila sebaliknya, maka bukan tidak mungkin seseorang akan senantiasa gelisah dan tidak pernah tenang dalam hidupnya walaupun memiliki banyak hal di dunia ini. Surga sangat merindukan 4 golongan manusia, yang pertama dan yang terakhir adalah orang yang selalu membaca Al Quran,” tutup Ustadz Al-Gifari, sapaan akrabnya. (Tim)



























































